Sabtu, 28 Mei 2016

Orang Tua dengan Sifat Menyerupai Munafiqun

Semua orang sepakat yah, bohong kepada anak itu tidak baik. Ya kan ya kan? Pertanyaannya adalah... Kenapa sih kita tidak boleh berbohong kepada anak?

Karena anak akan meniru perbuatan orang tuanya? Ya, bisa jadi.
Karena anak akan sakit hati karena dibohongi? Ya, bisa jadi..

Banyak alasan-alasan parenting yang memang bisa jadi benar. Tapiii, kalau kita renungi, ada alasan yang jauh lebih mendasar dari itu.

“Tanda orang munafik itu tiga: apabila ia berucap berdusta, jika membuat janji berdusta, dan jika dipercayai mengkhianati” ( HR Al-Bukhari)

Hadits yang gampaaaang banget dihafal (artinya). Hampir kita semua tau ya hadits itu. Jadi ketika kita berbohong kepada anak, artinya sifat kita masuk ke dalam salah satu kriteria orang munafiq. Ketika membuat janji kepada anak dan mengingkarinya, tambah satu lagi sifat kita yang masuk ke kriteria itu. Meskipun memang munafiq yang dimaksud adalah nifaq kecil, atau sifat-sifat kita saja yang menyerupai orang munafiq, dan tidak mengeluarkan kita dari Islam. Tapi nggak mau kan ya kita disamakan dengan orang munafiq? Na'udzubillah..

Ngomong-ngomong tentang orang munafiq, pada zaman Rasulullah hidup di Makkah dulu, belum ada ni golongan orang munafiq ini. Mereka baru bermunculan setelah hijrah, di mana umat Islam sudah memiliki kekuatan dan harta. Mereka adalah orang-orang yang mengaku beriman, padahal hatinya ingkar. Banyak sekali ayat-ayat yang menceritakan tentang orang-orang munafiq dan bahayanya mereka.

Rasulullah mengetahui siapa-siapa saja yang termasuk orang munafiq ini. Dan ternyata beliau hanya memberitahukan kepada satu sahabat saya, yaitu Huzaifah bin Yaman. Huzaifah pun mencatat nama orang-orang ini.

Dan tau nggak siih...? Saking takutnya termasuk golongan munafiq, Umar bin Khatab sering bertanya kepada Huzaifah, apakah namanya ada dalam daftar itu.. Bayangin dongs.. Umar bin Khatab gitu loh..

Nah... bagaimana dengan kita? Pernahkah terbersit ketakutan yang sama dengan Umar, apakah termasuk orang munafiq atau tidak..?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar