Minggu, 15 November 2015

I Feel You, Dennis!

Anak mana yang sejaman sama gue yang ga kenal Dennis Bergkamp? Dan anak mana yang ga tau kalo Lik Dennis ini takut naek pesawat? Yes, kayanya hampir semua manusia penyimak bola tau kalo Paklik yang satu itu fobia naek pesawat. Dan di manapun pertandingan yang akan dilakoninya digelar, dia bakal pergi lewat jalur darat. Qadarullah, elo lahir di yurop, Lik. Kalo di Indonesia dikit-dikit ketemu laut, lo.

Dan... Dulu gue adalah salah satu orang yang ikut menertawakan ketakutan beliau ini. Dulu gue masih SD sih.. Tapi iya, gue kurang berempati dengan kondisinya. Nganggep ketakutannya itu sebuah lelucon.

Dan kini, gue ngerasain apa yang dirasain sama Dennis. Bukan.. Bukan gue yang takut pesawat. Tapi my little girl.. Dan kita sering kan ya denger statement yang bilang, seorang ibu bisa merasakan apa yang dirasakan anaknya. Yak, begitu juga dengan gue. Kayanya bukan cuma emaknya aja yang bisa ngrasain. Bapaknya juga.

Sebenernya udah lama sih, Asma ga menikmati perjalanan dengan pesawat. Tapi dulu ga sebegitunya. Nah dalam suatu perjalanan dengan pesawat, pas pesawat take off, dia yang bener-bener ketakutan banget gitu.. Meluk abinya kenceng-kenceng, dan sepanjang perjalanan ngomong "nggak mau terbang, "takut", "turun", "pulang", dan semacamnya. Nonstop. Ngomong kata-kata itu ga pake berhenti. Qadarullah, pas di atas ada turbulensi juga. Jadilah dia takut banget... Di perjalanan-perjalanan selanjutnya pun sama.

Dan saat itu gue langsung keingetan Dennis Bergkamp. Gue jadi pahaaam banget apa yang dia rasain pas naik pesawat. Gimana takutnya. Bahkan mungkin lebih takut dari Asma ya. Gue sih berharap rasa takut Asma bisa hilang dengan sendirinya. Ga tau juga sih, harus gimana nyembuhinnya. Belum ketemu caranya. Mudah-mudahan nggak berlanjut sampe gede ya. Indonesia bukan eropa bok.. Yo mosok ke mana-mana naek kapal -.-"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar